Senin, 04 Januari 2016

Etika Berkomunikasi dalam Islam

Islam memang mengatur semua yang dibutuhkan manusia untuk hidup di dunia ini, dari mulai perkara terkecil hingga yang terbesar, islam menerangkannya secara terperinci dalam al-qur’an dan as-Sunnah termasuk etika dalam berkomunikasi. Seorang Muslim harus memiliki etika dalam berkomunikasi sebagai berikut :
1. Qoulan Ma’rufa
Yaitu berkomunikasi dengan bahasa yang baik, tidak menggunakan kata-kata yang kasar serta perkataannya mengandung kebenaran atau fakta. Seperti contoh, jika sedang berada di situasi yang sedang rumit, maka berkata dengan baik akan mendatangkan ketenangan dibandingkan jika harus berkata dengan perkataan yang lebih buruk.
Sebagaimana firman Alloh Swt berikut :
Artinya : “..Dan bertutur katalah yang baik kepada manusia..” (Q.S Al-Baqoroh : 83).
2. Qoulan syadida
Yaitu perkataan yang tidak memberikan informasi atau berita dusta, perkataan bersifat jujur. Seperti contoh, jika seseorang ditanyakan tentang suatu kejadian maka ia berkata sesuai dengan keadaannya, tidak menambahkan dengan sesuatu yang lain dan tidak menguranginya.
Sebagaimana firman Alloh Swt berikut :
Artinya : “..Dan jauhilah perkataan-perkataan dusta..” (Q.S al-Hajj : 30)





3. Qoulan Layyina
Yaitu berkata dengan lemah lembut (tidak kasar) atau tenang ketika mengingatkan atau pun dapat diartikan mampu menahan emosi saat marah. Seperti contoh, jika seorang Ibu melihat anaknya memecahkan gelas kaca, maka dengan lembut mengingatkannya untuk hati-hati tidak lantas memarahinya.
Sebagaimana firman Alloh Swt berikut :
Artinya : “Maka berbicaralah kamu berdua kepada (Fir’aun) dengan kata-kata yang lemah lembut, mudah-mudahan dia sadar dan takut”. (Q.S Tha Ha : 44)
4. Qoulan Masyuro
Yaitu perkataan yang bermanfaat hingga membekas di komunikan, kata-kata dapat berupa nasehat atau simbol kasih sayang. Contonya, seorang konselor memberikan nasihat atau semnagat yang dapat dijadikan sebagai kata-kata motivasi bagi pasien.
Sebagaimana firman Alloh Swt berikut :
Artinya : “..Dan berilah mereka pelajaran, dan katakanlah kepada mereka perkataan yang berbekas pada jiwa mereka.” (Q.S An-Nisa : 63)